RSS

Awal Kehidupan

Awal kehidupan dewasa ini di awali dengan teriakan sang nyonya besar, umi, "Olikkkkkkkk sholat subuh, udah jam berapa ini?".. dengan kesadaran 45,66% gue langkahkan kaki menuju kamar mandi, yang dalam keadaan seperti itu terasa menempuh jarak 500 meter, padahal jika dalam keadaan normal hanya berjarak 7 meter.
Dengan keadaan terbopong-bopong gue paksakan jalan, walau harus beberapa kali kepala bersentuhan dengan tembok atau pintu, tambah lagi jalan yang tidak begitu lancar, banyak tikungan yang menghadang, tapi gue harus bisa lalui itu, sampai lah pada tujuan yaitu kamar mandi, terdiam sebentar, mikir harus ngapain, terlalu fokus pada medan perjalan sampe lupa pada tujuan awal, Ahaaa gue inget, gue mau wudhu,. satu pelajaran yang gue dapat dari wudhu, whudu selain syarat wajib sebelum sholat ternyata wudhu juga bisa menyegarkan pikiran dan mencengharkan (red:sunda) mata. kesadaran gue pun meningkat setelah berwudhu menjadi 70%, perjalanan yang sebelumnya terasa di tempuh 500 m berkurang menjadi 5 meter. kenaikan yang cukup drastis, semua itu bukan semata-mata karena mata udah segar tapi karena pengen cepat-cepat menyelesaikan kewajiban dan kembali tidur,. ingat kata mantan wakil presiden kita Jusuf Kalla "lebih cepat lebih baik".
kebiasaan tidur setelah sholat subuh menjadi rutinitas yang sulit dilewatkan, jelek emang tapi setan dalam diri belum bisa terkontrol dengan baik. ada rasa keinginan untuk merubah semua itu, tapi lemahnya jiwa ini membuat pertahanan atas godaan yang datang tak mampu dilawan. pernah suatu hari gue mencoba untuk bangun pagi dan tidak tidur lagi, hasil nya 'bisa' ternyata gue bisa tidak tidur lagi setelah shalat subuh, terasa seger dan badan terasa ringan, berangkat kerja pun senyam-senyum sendiri sampe-sampe diteriakin orang gila, saking bahagianya, kerjaan terasa mudah dikerjakan karena otak terasa fresh,. minimnya kesibukan dan suasana tempat kerja yang nyaman membuat mata jadi manja, lihat buku-buku tebel seperti lihat bantal, lihat ruang Audio Visual yang ber-AC seperti kamar tidur yang sangat nyaman, mata pun tidak bisa menahan godaan itu, saat kondisi seperti itu ingat lah pepatah karyawan pabrik,"jika ngantuk melanda saat kerja, WC lah tempat pelarian yang aman". pergilah gue ke WC, untung di Wc tempat kerja gue Wc nya bersih terawat dan pake toilet duduk jadi toiletnya bisa ditutup dan jadilah tempat duduk, kemudian tidur lah beberapa saat. Sungguh tidak nyaman  tidur di Wc, bukan masalah tempatnya tapi kegundahan hatilah yang membuat tidak nyaman, takut jika pas merem datang seorang yang kebelet eek, lari tergesah-gesah lalu membuka pintu karena gue lupa ngunci pintunya, lalu ngasih pantat buriknya ke gue dan eek lah di depan gue,. brootttttttttttt,....,..... hoekkkk najis,. jadi sebelum itu terjadi mendingan gue pergi, lebih baik di marahin manager dari pada di eek-in si pantat burik. pas gue keluar dari Wc, gue lihat pintu di sebalah pintu Wc dan gue tahu itu gudang, tempat penyimpanan buku-buku bekas, gue mencoba mengendap-mengendap ke arah pintu gudang seperti densus 88 yang akan menangkap teroris, berjalan perlahan, gue pegang tuas pintu, gue turunkan tuas dan mendorong pintu sekuat tenaga,.. btakkk,...."jirrr, pintunya terkunci", gue pergi ke meja sirkulais untuk mengambil kunci gudang, terlihat dari ke jauhan seorang peri cantik sedang melakukan transaksi peminjaman dan pengembalian buku lewat komputer dengan beberapa siswa, terlihat sibuk banget, gue coba medekat, dia tersenyum karena bantuan datang, setelah sampai di meja sirkulasi, "kucin gudang dimana?" tanya gue "di laci no2" jawab si peri  cantik. gue buka laci no2, gue ambil kunci gudang nya dan gue langsung beranjak dari meja sirkulasi. baru selangkah dari meja sirkulasi si peri menahan gue, dan memeberikan ½ lembar kertas yang terdapat tulisan di dalamnya, pertama gue nyangka tulisan tersebut isinya "selamat tidur" atau "jangan lama-lama ya tidurnya" udah senyam-senyum sendiri aja gue, tapi sangkaan gue salah karena isi dalam lipatan kertas tersebut adalah "BANTUIN GUE DULU BODOOOHHHH". gue terperanjat, si peri pun menurunkan alisnya seolah mengancam, gue pun akhirnya membantu dulu si peri sampai selesai dan tidak lagi ada kerjaan gue pun pergi ke gudang dan membuka dengan kunci yang tadi gue ambil, Woww amazing,. mantap sekali tempatnya pas banget buat tidur sejenak, tapi tidur lama juga bisa kayaknya, gue pun membaringkan tubuh di antara buku-buku di sekeliling gue, tapi pas gue coba pejamkan mata, gue tidak bisa tidur, gue sudah tidak ngantuk lagi, gue menyesal kenapa gue tidak ngantuk lagi padahal tempat ini nyaman banget untuk tidur, tapi setidaknya gue sudah menemukan tempat yang pas untuk tidur sejenak jika ngantuk melanda saat kerja, dan pepatah karyawan "jika ngantuk melanda saat kerja, WC lah tempat pelarian yang aman" sekarang tidak begitu berguna, malah gue ganti pepatahnya menjadi "jika ngantuk saat kerja pergilah kegudang perpustakaan".

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS